Namunsejauh penelusuran penulis, belum ada aplikasi tafsir berbasis Android yang dikhususkan untuk penyandang tuna netra sehingga penulis mencoba membuat program aplikasi Abstract Pembelajaran mengonversi cerita pendek adalah salah satu kompetensi dasar yang baru dipelajari dalam kurikulum 2013. Oleh karena itu, siswa SMA/MA kelas XI perlu berlati Brailleadalah sejenis sistem tulisan sentuh yang digunakan oleh orang buta. Sistem ini diciptakan oleh seorang Perancis yang bernama Louis Braille yang buta disebabkan kebutaan waktu kecil. Ketika berusia 15 tahun, Braille membuat suatu tulisan tentara untuk memudahkan tentara untuk membaca ketika gelap. Tulisan ini dinamakan huruf Braille. 21.1 menunjukkan perilaku jujur, responsif, dan santun dalam menggunakan bahasa Indonesia dalam kegiatan mengonversi teks cerita sejarah. 3.5 M eng evaluasi teks cerita sejarah, sesuai dengan struktur dan kaidah teks baik secara lisan maupun tulisan. Bacalah teks ce rita sejarah berjudul "Huruf Braille . Uploaded byAndreas Kurnia Trisnawan 0% found this document useful 0 votes58 views2 pagesDescriptionhuruf braileCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes58 views2 pagesSejarah Huruf BrailleUploaded byAndreas Kurnia Trisnawan Descriptionhuruf braileFull descriptionJump to Page You are on page 1of 2Search inside document You're Reading a Free Preview Page 2 is not shown in this preview. Buy the Full Version Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Tidak semua orang memiliki kesempurnaan panca indera khususnya bagi anak sebagai penyandang tunanetra. Anak tunanetra mungkin mengalami hambatan dalam menerima informasi, namun disisi lain mereka juga memiliki kelebihan berupa intuisi, kepekaan, dan pendengaran yang tajam dibandingkan orang yang memiliki kesempurnaan panca indera. Seperti Louis Braille, keterbatasan penglihatan justru tidak membuatnya berpikir terbatas, sebaliknya mampu berkarya dan menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi para tunanetra dengan penemuan pentingnya yaitu huruf Braille. Sistem Braille adalah salah satu metode yang diperkenalkan secara luas bagi tunanetra yang digunakan untuk membaca dan menulis. Sistem ini diperkenalkan pada tahun 1821 oleh Louis Braille, seorang tunanetra yang berasal dari Perancis. Dengan adanya penemuan penting ini, menyadari bahwa betapa besarnya peran huruf Braille sebagai media bantu khususnya bagi anak-anak tunanetra untuk belajar membaca dan menulis.. Dengan adanya perkembangan ilmu pengetahuan di era globalisasi, huruf Braille telah dimodifikasi dalam berbagai bentuk teknologi modern yang mampu memberikan pengaruh yang besar bagi penggunanya khususnya para penyandang tunanetra. Dengan ditemukannya huruf Barille setidaknya dapat memacu/memotivasi anak-anak tunanetra untuk tetap belajar, mengembangkan tingkat kreativitas, pola pikir, serta inovasi seperti anak-anak normal lainnya. Sehingga keterbatasan penglihatan bukan menjadi suatu penghalang lagi bagi anak-anak tunanetra untuk tetap maju. Berikut ini sejarah ditemukannya huruf Braille. Struktur TeksKalimat OrientasiHuruf Braille adalah huruf yang dibuat khusus untuk para tunanetra. Huruf ini dibuat seperti titik yang timbul, diciptakan oleh Louis Braille. Urutan Peristiwa Sejarah Tahap 1Louis Braille dilahirkan di Coupvray, Perancis, pada tahun 1809. Semula penglihatan Braille normal, tetapi akibat terkena peralatan kuda milik ayahnya membuat sebelah matanya buta di usianya yang masih terbilang dini, 3 tahun. Akibat infeksi pada matanya, Braille akhirnya kehilangan penglihatan di kedua belah matanya. Urutan Peristiwa Sejarah Tahap 2Pada 1816, Charles Barbier, seorang anggota militer Prancis berpangkat kapten, menemukan suatu metode menulis dengan menggunakan titik dan tanda garis. Metode tersebut biasa digunakan pada peperangan di malam hari. Urutan Peristiwa Sejarah Tahap 3Meskipun sesungguhnya metode penulisan temuan Charles Barbier tersebut terbilang bagus, tetapi sulit untuk dipelajari. Braille menganalisis kekurangan dari metode ciptaan Charles Barbier tersebut. Braille menemukan bahwa pada metode tersebut belum ada tanda baca dan notasi musik, serta memerlukan beratus titik dan garis untuk membuat satu kalimat. Urutan Peristiwa Sejarah Tahap 4Pada 1821, seorang tentara telah membuktikan bahwa perutusan yang ditulis dengan titik dan tanda sengkang dapat ditekan di atas kertas untuk kegunaan perhubungan ketentaraan pada waktu malam dalam parit pertahanan. Louis Braille memperbaiki sistem ini dan menulis buku berkenaan dengan sistem braille pada 1829 dan 1837. Urutan Peristiwa Sejarah Tahap 5Meskipun pada permulaannya terdapat halangan oleh mereka yang tidak memahami keperluan orang buta, Louis Braille senantiasa gigih menyebarkan tulisan ciptaannya tersebut. Kegigihan Braille kian bertambah saat ia menjadi guru hingga akhirnya huruf-huruf ciptaan Braille tersebut diterima khalayak ramai yang mengalami nasib sama dengannya. Melalui usaha keras Braille, beribu-ribu orang buta akhirnya dapat membaca. Urutan Peristiwa Sejarah Tahap 6Louis Braille kemudian meninggal dunia tahun 1852 dalam usia 41 tahun karena penyakit tuberculosis. Sumber Gamal Komandoko, Buku Serba Tahu Ensiklopedia Pengetahuan Umum Indonesia dan Dunia, Yogyakarta Penerbit Pustaka Widyatama, 2008, halaman 896 Konversikanlah teks cerita sejarah “Huruf Braille” di atas menjadi bentuk teks lain dengan struktur yang berbeda. Salah satu bentuk konversi teks tersebut adalah ke dalam bentuk puisi seperti contoh di bawah ini. Bermula dari Coupray Perancis Indahnya dunia menghilang begitu saja Sebuah benda penyebabnya Muda, buta kedua matanya Charles Barbier Kapten Perancis Datang membawa harapan baru Titik dan garis pembuka cakrawala Dalam peperangan malam gulita Memang bagus, tapi sangat sulit Kauteliti karya Barbier Tanpa tanda baca, notasi musik Ratusan titik untuk seuntai kalimat Sang tentara membawa bukti Titik dan sengkang di atas kertas Hubungkan pertahanan saat malam Kau perbaiki karya agungmu Halangan datang dari yang tak paham Gigih berjuang demi kaum senasib Ribuan tunanetra dapat membaca Penyakit gerogoti tubuhmu Hanya 41 tahun usiamu Tubercolusis merenggutmu Selamat jalan sang penemu Laporan Hasil Observasi Struktur TeksKalimat Definisi UmumHuruf Braille adalah huruf yang dibuat khusus untuk para tunanetra. Huruf ini dibuat seperti titik yang timbul, diciptakan oleh Louis Braille. Deskripsi BagianLouis Braille dilahirkan di Coupvray, Perancis, pada tahun 1809. Semula penglihatan Braille normal, tetapi akibat terkena peralatan kuda milik ayahnya membuat sebelah matanya buta di usianya yang masih terbilang dini, 3 tahun. Akibat infeksi pada matanya, Braille akhirnya kehilangan penglihatan di kedua belah matanya. Pada 1816, Charles Barbier, seorang anggota militer Prancis berpangkat kapten, menemukan suatu metode menulis dengan menggunakan titik dan tanda garis. Metode tersebut biasa digunakan pada peperangan di malam hari. Meskipun sesungguhnya metode penulisan temuan Charles Barbier tersebut terbilang bagus, tetapi sulit untuk dipelajari. Braille menganalisis kekurangan dari metode ciptaan Charles Barbier tersebut. Braille menemukan bahwa pada metode tersebut belum ada tanda baca dan notasi musik, serta memerlukan beratus titik dan garis untuk membuat satu kalimat. Pada 1821, seorang tentara telah membuktikan bahwa perutusan yang ditulis dengan titik dan tanda sengkang dapat ditekan di atas kertas untuk kegunaan perhubungan ketentaraan pada waktu malam dalam parit pertahanan. Louis Braille memperbaiki sistem ini dan menulis buku berkenaan dengan sistem braille pada 1829 dan 1837. Meskipun pada permulaannya terdapat halangan oleh mereka yang tidak memahami keperluan orang buta, Louis Braille senantiasa gigih menyebarkan tulisan ciptaannya tersebut. Kegigihan Braille kian bertambah saat ia menjadi guru hingga akhirnya huruf-huruf ciptaan Braille tersebut diterima khalayak ramai yang mengalami nasib sama dengannya. Melalui usaha keras Braille, beribu-ribu orang buta akhirnya dapat membaca. Louis Braille kemudian meninggal dunia tahun 1852 dalam usia 41 tahun karena penyakit tuberculosis. Deskripsi ManfaatKekurangan bukanlah halangan untuk orang yang ingin berinovasi. Dengan penderitaannya Braille berusaha untuk dapat seperti manusia pada umumnya. Demi menyesuaikan kebutuhan para tunanetra, Louis Braille mengadakan uji coba garis dan titik timbul Barbier kepada beberapa kawan tunanetra. Berkat penemuan Louis Braile beribu-ribu orang buta akhirya dapat membaca. Sistem tulisan Braille diakui secara universal dan diberi nama tulisan Braille’. Pada tahun 1956, Contoh Teks Cerita Sejarah "Huruf Braille"Uploaded byBenny Andika 0% found this document useful 0 votes280 views2 pagesDescription123Original Title111Copyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes280 views2 pagesContoh Teks Cerita Sejarah "Huruf Braille"Original Title111Uploaded byBenny Andika Description123Full description

mengonversi teks cerita sejarah huruf braille